Tuesday, 8 July 2014

Muhammad Thaha Al Junaid


 
Gema kalam ilahi menemani sore ini, suara merdu Muhammad Thaha Al Junaid  yang menggetarkan hati siapa saja yang mendengarkannya. Salut sungguh salut, bagaimana tidak, suaranya itu lo,,, sungguh lembut, merdu dan menyejukkan, ibarat tersiram es kalau mendengarkannya. Pengidola murottal-murottal gema ilahi jelas kenal dengan yang namanya Muhammad thoha aljunaid, ya mungkin yang tidak kenal setidaknya jelas tidak asing dengan suaranya karena sering diputar di masjid-masjid atau pengajian-pengajian. Qori’ dengan julukan Beautiful Voice From Heaven oleh orang Arab ini masih sangat muda lo, sama seperti ku kelahiran 1994 tapi bedanya sana suaranya merdu, sini merdunya merusak dunia, hehehehe…
Saat ini beliau sedang belajar dan mengajar Al-Qur’an di Kingdom University Bahrain, ya,, bisa disebut Negeri nabi mungkin, semoga saja kita ada kesempatan untuk menginjakan kaki disana, aamiin.  Bagi yang galau gak rugi deh kalau mendengarkannya adem, tentrem ayem. aku baru mengenal ketika seorang teman minta tolong untuk di download in murottalnya, ikut juga deh mendengarkan. Sampek keluar air mata ketika dengarin suaranya pertama kali, dalam benak “kapan ini suara bisa kayak itu orang”.
Subhannallah, iya beliau salah satu alas an kenapa saya mulai cinta Al-Qur’an karena suara merdunya yang membuat saya iri. Jadi keinget cerita saidina Umar Bin Khattab yang masuk Islam karena mendengar suara merdu adiknya Fatimah binti Khattab. Begitu dasyatnya Al-Qur’an karena keindahan bahasanya dan kedalaman maknanya bisa membuat saidina Umar Bin Khattab yang terkenal kejam bisa gemetar dan merinding. Itulah salah satu mukjizat Al-Quran yang bisa menjadi assifa atau obat bagi pendengar atau pembacanya. Salah satu keuntungan kita adalah Allah masih menghadirkan Khafid dengan suara yang merdu seperti Muhammad Thaha Al Junaid.  Sudah keren hebat pula “Ya allah bolehkan aku meminta, sandingkan aku dengan pendamping hidup yang seperti beliau, aamiin.”
Apa salahnya doa kawan, meski ya aku sadar kalau itu Imposible karena memandang saya yang sangat jauh dari sempurna. Sedikit untaian puisi untukmu sang pembawa kebenaran.

Merdunya suaramu menghiasi hariku
Lantunan Ayat al-Quranmu
Mampu menghantarkan aku kembali kepadanya
Setelah sekian lama aku jauh dari cahaya
Hidup dalam gelap gulita
Siapa yang tidak iri denganmu
Kau hiasi akhlakmu dengan Al-Qur’an
Kau buat semua orang kagum dengan Al-Qur’anmu
Tanpan, keren dan,,,
Ah tidak bisa dituliskan
Karena Al-Quran Kau menjadi mulia
Semoga aku bisa menjadi Hambanya
 yang bisa menjadikan Al-Qur’an Kebutuhan disetiap harinya
Aamiin

Monday, 7 July 2014

Sinau Terimo Ing Pandum



Semilir  angin yang menambah nikmat di bulan suci ini, sembari tangan yang terus menari-nari di atas keyboard, dengan segelas air dan 3 hp di depan mata, yang sewaktu-waktu berdering.
Yeah,,, kadang marah kadang ramah, itulah hp yang menjadi tanggung jawabku. maklumlah derita anak pejuang untuk tetap bisa menuntut ilmu. malam ini di kota yang terkenal kota tahu, kota tahu??? Aku sendiri juga tidak mengerti kenapa disebut kota tahu, mungkin karena kota ini terkenal dengan tahu takwanya, makanya dikenal dengan kota tahu. bisa di bayangkan kawan tahunya aja takwa apalagi orangnya, hahahaha 
Malam ini ku torehkan sedikit kala nikmat itu tiba, indahnya nikmatnya di bulan yang suci ini. Belajar syukur itu mungkin yang sedang ku jalani sekarang, tidak perlu guru hanya perlu by yourself, gaya dikit pakek bahasa ingrislah, hehehe 
Bila ada yang mengatakan syukur itu nikmat, itu memang benar kawan
I think that is so difficult but if we want to try it, I believe we can gays,,,hehehehe
Banyak sekali yang didapat karena syukur, bayangkan kawan karena bersyukur sedikit demi sedikit masalah bisa terselesaikan dengan kepala dingin. Fitri yang dulu itu suka gegabah, tapi karena syukurlah merubah segalanya, meski masih dalam proses pembelajaran. Syukur sangat nikmat jika didampaingi sabar, ibarat kata syukur krupuknya itu sabar sambalnya.
“Fa-biayyi alaa'i Rabbi kuma tukadzdzi ban”
“Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”
Maybe, itu yang seharusnya ada dalam benak, bahkan Allah mengulangnya 31 kali kawan dalam surat Al-Waqiah, 31 kali tidak tanggung-tanggung kawan,,,  supaya kita ingat banyak-banyak hal kecil yang kita lupakan, ada udara yang tidak pernah kita sadari bahwa itu salah satu nikmatnya, dan masih banyak lainnya yang kita tidak pernah sadar. Jadi ingat firmannya yang menyinggung sifat kita yang kurang bersyukur ini kawan, di Q.S AL-Mulk ayat 23
“Dia-lah Yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati”. (Tetapi) amat sedikit kamu bersyukur.” Kesindir gag loe ama ini ayat, kalau gag yo berarti sama aja sama gue,,, hahaha 
Jadi keinget wejangan dari mak gue  “Santai saja setiap ada masalah dan yang utama TERIMO ING PANDUM“, itu pesannya, yang masih proses mau tak terapin di hari-hari gue kawan.
Ini juga  sudah ada janji allah kawan
“fainnama'al 'usri yusro.. innama'al 'usri yusro”
“Sesungguhnya bersama dengan kesulitan, ada kemudahan..bersama dengan kesulitan, ada kemudahan”
Jadi percaya aja, tidak ada cobaan melebihi kekuatan kita kawan.
Syukur itu sungguh nikmat, karena apa kawan???
Karena janji dalam kalamnya bakal nambah nikmat orang yang bersyukur, tapi sebaliknya beda ma yang kufur.
Yakin dech sama kekuatan doa, jangan rag uterus maju.
Sedih seperlunya, bahagia secukupnya, mencintai sewajarnya, membenci sekedarnya dan jangan lupa bersyukur sebanyak-banyaknya.
Never give up, don’t forget who you, give thanks to God and always smile every day. Karena senyum juga bisa memepengaruhi hari- hari kita.

Sunday, 6 July 2014

Kicaumu



Tiap hari hanya mendengar kicaumu
lelah dengan semua janji-janjimu
yang tiada jeda memenuhi berandaku
Tuanku
bisakah kau berhenti sejenak
adakah cerita
tentang perjuangan seorang ibu
untuk anaknya
Tuanku
kami lelah mendengar kicaumu
adakah cerita tentang
teladan-teladan yang tiada lelah mengajarkan
kepada kami huruf-huruf allah
sehingga kami bisa menyebutnya guru
Tuanku
akankah ada bukti
akan janji-janjimu nanti
Tuankusiapapun yang menjadi khalifah nantinya
harapanku adalah engkau
Negaraku ada pada tanganmu
bagaimana kau memipin
bagaimana kau membimbing
dan bagaimana kebijakan-kebijakanmu 


Saturday, 5 July 2014

Desaku



Q pandangi senja
Kilauannya yang tetap menyinari
indahnya bumi yang asri
desaku
masih sama dengan yang dulu
lantunan merdu kala mentari tiba
dari anak-anak yang belum berdosa itu
tetap menjadi tradisi Ramadhan kami
desaku
ketika senja tiba
dulu kuberlari untuk menantikan
seruan panggilanmu
dan masih ingatkah kau??
ketika takbir menggema
q ambil alas kakiku
q berlari sekuat tenaga dengan berteriak
Adzan,,, Adzan,,,
aisshhh,,,
hanya sedikit ungkapan rindu akan
dirimu 

Thursday, 3 July 2014

Hari ini



Maafkan aku
hari ini lupa dengan-MU
maafkan aku hari ini hanya sedikit kalammu yang aku lantunkan
Aku rindu dengan-MU
aku ingin berlindung dibawah naungan-MU
 Robbi,,,
Maafkan aku karena tetap ada dia
biarkan rasa rindu ini hanya berlabuh kepadamu
aku hanya inginkan itu robbi
aku ingin mendekat dengan-MU bukan dengannya
tapi apalah daya insan kotor seperti hamba
tidak pernah bisa memungkirinya
hapus dia dari pikiran hamba untuk sejenak
biarkan hanya engkau yang ada di pikiran hamba
sekarang aku gundah
sekrang aku resah
dia sungguh mengusik ku
dia sungguh menggangguku
Jauhkan segera jika seharusnya jauh
dekatkan jika seharusnya dekat
dan dekatkan ketika waktunya tiba
"nawir Qulu bana ya allah, kal Qolbi Rosulika Ya allah"

Masjidil Aqso



Tempat suci itu
Tempat suci ketiga bagi kami
Dimana rosulullah di angkat ke sidrotul muntaha
untuk perintah sholat
Masjidil aqso,,,
para setan itu ingin sekali menghancurkanmu
Penggalian terjadi sepanjang tahun  1970-an
dibawahmu dan di lanjutkan  terowongan besar dibuka di bawah ruangan ibadah wanita
dan digali lagi dibawah masjid
serta terus tiada hentinya
kami tidak pernah tau apa yang terjadi jika tempat kami itu roboh
kami tidak apa yang akan terjadi
yang kami tau sekarang bagaimana cara mempertahankanya
kami pertaruhkan raga kami
untuk mempertahankannya
Luka begitu menganga,
malam terasa panjang,
kegelisahan begitu berat,
Masjidil Aqso
Kekejaman dan penindasan ini berterusan dan tidak pernah henti
kami tetap berdiri untuk mempertahankanmu
tapi entah sampai kapan
hanya allah yang mengetahuinya




Curahan kemarin


Jika menulis adalah Cara yang paling mudah untuk meluapkan semuanya,
Laksana Seekor merpati yg ingin bebas dari sangkarnya,
Rindu akan sebuah kebebasan,
penyesalan, penyesalan yg hanya muncul sekrang,
masih adakah cahaya untuk menerangi kegelapan ini, adakah sebuah lentera kecil ataukan lilin untuk membawaku kembali ke dinginnya embun ketika pagi, terangnya matahari ketika siang, padangnya sinar bulan ketika malam,,,
Adakah kesempatan untuk ku, ingin rasanya untuk mengahiri semuanya,,

Jika memang yg terbaik untuk yg terbaik,
Tunjukanlah itu

Rindu Rahmatmu


lama tidak ku uraikan curahan hati ini ke dalam goresan pena,
sangat terlalu banyak batu yang menerjang,
sehingga lupa untuk menguraikannya,
sudah banyak kata yang sangat ingin diluapkan lewat setiap ukiran jari-jemari ini,
tuhan betapa banyak nikmat yang engkau berikan kepada hambamu ini
di bulan yang berkah ini,
selalu ada jalan yang tidak pernah terduga
dan salahnya hambamu baru menyakini akan kekuatanmu
kemana hambamu sebelum ini,
betapa bodohnya hambamu ini baru menyadari akan kuasamu
Tuhan,,,
kembalikan aku kejalanmu
betapa nikmat ketika mulai merintih untuk kembali kepadamu,
betapa nikmat setiap cobaan yang engkau berikan
terimakasih, kau hadirkan duri di setiap harinya
sehingga kau tunjukan kepada hambamu
bagaimana cara berfikir untuk menyingkirkannya,
oh tuhan,,,
jadikan al-quran sebagai kebutuhanku
sehingga bisa menjadi penghias di hari-hariku
nikmatnya mencintaimu
nikmatnya mencintai rosulmu
nikmatnya mencintai al-quranmu

jadikan hambamu ini
hamba yang istiqomah berada pada jalanmu
jauhkan dari sifat yang dapat mengotori hati hamba
jadikan hamba mu ini hamba yang tawadhu, rendah qonaah
jauhkan dari sifat sombong,, jauhkan,,,
aamiin

Engkau Robbi



Aku bisa apa,
aku sanggup apa
dan aku punya apa
aku lebih kecil dari pada semut,
aku tidak mempuanyai kekuatan apa2,
engkaulah yang tau seperti apa ini hamba,
kembali kejalanmu merupakan hal yang sangat berat bagiku,
banyak cobaan yang melintas disetiap langahku,
 kuatkan hambamu ini,
"Nawir Qulu bana ya allah, kal Qolbi rosulika ya allah"
sungguh tiada daya dan upaya melainkan engkau,
bantu hamba untuk melepaskan dunia,
bawa hamba ke tempat yang sunyi yang hanya ada aku untuk mencurahkan semuanya kepadamu,
dan cobaan yang paling berat adalah "DIA"
jauhkan jika memang seharusnya jauh,
dan dekatkan jika memang seharusnya dekat,
sungguh bagaikan benalu,
lelah, dan hanya ingin engkau

Untukmu Gaza



Saudaraku,,,
Bagaimakah kondisimu???
akankah kau baik-baik saja,
Saudaraku,,,
Ini adalah goresan tinta untukmu
Saudaraku,,,
Betapa hebatnya kau berjuang untuk agamamu
Kau berbaris paling depan
kau kepalkan tanganmu
kau agungkan kebesarannya
Allahu akbar, Allahu Akbar
takbir tiada henti-hentinya
Genjatan senjata yang tiada hentinya
tidak menyurutkan sedikitpun
untuk tetap bertahan dengan agamamu
kau genggam iman, islam dan  ihsanmu
lautan darah berada disekelilingmu
kau maju dan tetap maju
kau gemakan takbir
dan kau gelorakan tasbih 
Para setan itu tidak menyerah untuk tetap menghancurkanmu
tidak punya perasaan, kejam, keji
entahlah kemana hati mereka
dan terbuat dari apa hati mereka
mungkinkah dari percikan api neraka
ataukah???
aaahhh,,,, entahlah,,,
dan anehnya dunia hanya bungkam
sunyi sepi layaknya malam yang tiada bintang
bisu layaknya suara yang hanya keluar dari hati
saudaraku,,,
malammu tidak pernah nyenyak
siangmu selalu diselimuti rasa takut
kau tadahkan tanganmu setiap detiknya untuk-NYA
saudaraku,,,
aku yakin surga jaminanmu
fisabilillah semboyanmu
saudaraku,,,
betapa banyak darah yang terus mengalir setiap harinya
di negeri para Nabi itu
betapa banyak anak yang kehilangan orang tuanya
orang tua yang kehilangan ayahnya
saudaraku,,,
apa yang bisa aku lakukan untukmu
aku hanya dapat melihatmu
sedikitpun aku tidak ada kekuatan untuk menyentuhmu
saudaraku ,,,
hanya lantunan doa yang kupanjatkan untukmu
Ya robbi,,,
selamatkan mereka
jadikan shahid mereka yang sudah kembali kepadamu
terima amalnya
Ya robbi,,,
beri mereka kekuatan
tetapkan iman, islam dan ihsan di tanganya
aamiin
 
AZ-ZHAFIROH Blogger Template by Ipietoon Blogger Template