Gema kalam ilahi menemani sore ini, suara merdu Muhammad Thaha Al Junaid yang menggetarkan hati siapa saja yang
mendengarkannya. Salut sungguh salut, bagaimana tidak, suaranya itu lo,,,
sungguh lembut, merdu dan menyejukkan, ibarat tersiram es kalau
mendengarkannya. Pengidola murottal-murottal gema ilahi jelas kenal dengan yang
namanya Muhammad thoha aljunaid, ya mungkin yang tidak kenal setidaknya jelas
tidak asing dengan suaranya karena sering diputar di masjid-masjid atau pengajian-pengajian.
Qori’ dengan julukan Beautiful Voice From Heaven oleh orang Arab
ini masih sangat muda lo, sama seperti ku kelahiran 1994 tapi bedanya sana
suaranya merdu, sini merdunya merusak dunia, hehehehe…
Saat ini beliau sedang belajar dan mengajar Al-Qur’an di Kingdom
University Bahrain, ya,, bisa disebut Negeri nabi mungkin, semoga saja kita ada
kesempatan untuk menginjakan kaki disana, aamiin. Bagi yang galau gak rugi deh kalau
mendengarkannya adem, tentrem ayem. aku baru mengenal ketika seorang teman
minta tolong untuk di download in murottalnya, ikut juga deh mendengarkan. Sampek
keluar air mata ketika dengarin suaranya pertama kali, dalam benak “kapan ini
suara bisa kayak itu orang”.
Subhannallah, iya beliau salah satu alas an kenapa saya
mulai cinta Al-Qur’an karena suara merdunya yang membuat saya iri. Jadi keinget
cerita saidina Umar Bin Khattab yang masuk Islam karena mendengar suara merdu
adiknya Fatimah binti Khattab. Begitu dasyatnya Al-Qur’an karena keindahan
bahasanya dan kedalaman maknanya bisa membuat saidina Umar Bin Khattab yang
terkenal kejam bisa gemetar dan
merinding. Itulah
salah satu mukjizat Al-Quran yang bisa menjadi assifa atau obat bagi pendengar
atau pembacanya. Salah satu keuntungan kita adalah Allah masih menghadirkan
Khafid dengan suara yang merdu seperti Muhammad Thaha Al Junaid. Sudah keren hebat pula “Ya allah bolehkan aku
meminta, sandingkan aku dengan pendamping hidup yang seperti beliau, aamiin.”
Apa salahnya doa kawan, meski ya aku sadar kalau itu Imposible karena
memandang saya yang sangat jauh dari sempurna. Sedikit untaian puisi untukmu
sang pembawa kebenaran.
Merdunya suaramu menghiasi hariku
Lantunan Ayat al-Quranmu
Mampu menghantarkan aku kembali kepadanya
Setelah sekian lama aku jauh dari cahaya
Hidup dalam gelap gulita
Siapa yang tidak iri denganmu
Kau hiasi akhlakmu dengan Al-Qur’an
Kau buat semua orang kagum dengan Al-Qur’anmu
Tanpan, keren dan,,,
Ah tidak bisa dituliskan
Karena Al-Quran Kau menjadi mulia
Semoga aku bisa menjadi Hambanya
yang bisa menjadikan Al-Qur’an
Kebutuhan disetiap harinya
Aamiin

0 comments:
Post a Comment