Jauh disana, aku
merindukan kelerengku
Kelerengku yang
lama tersamar bersama waktu
Kelerengku yang
tersembunyi dibalik halamanku
Kami tentukan sasaran
untuk dituju
Berlawan hanya
untuk kelerengku
Kala itu kami
beradu
Bersama terik
dan teriakan menggebu
Senjapun mulai
datang, dengan peluit tanda permainan usai
Kami melangkah
menanti esok untuk kelerengku
Kelerengku,
dibalik bising kota aku merindukanmu
0 comments:
Post a Comment