Thursday, 24 December 2015

Tenanglah!

Ketahuilah! Diamku bukan karena aku tak mau menyapa atau mengenal Tuan. 
Bukankah lebih baik aku mendekati Tuhanmu, karena dialah yang memilikimu? Mana mungkin aku pinjam tanpa ijin. 


Pemilik Tuan pasti lebih tau, apa makanan dan minuman kesukaanmu, semua tentang kebiasaan- kebiasaanmu, bahkan bagaimana dirimu. 

Mana mungkin aku bisa mendekat, jika merayu pemilikmu saja belum mampu.

Semua butuh proses Tuan. Tunggu sebentar saja, ijinkan aku bernegosiasi dulu.

Tenanglah! Aku disini tak pernah henti melayangkan surat untukmu. Tapi bukan surat layaknya mereka. Suratku cukuplah umul kitab, teruntukmu.



Ngk, 22 Des '15

0 comments:

Post a Comment

 
AZ-ZHAFIROH Blogger Template by Ipietoon Blogger Template