Kau tau, aku lebih suka bersembunyi dibalik rerumputan ini
dan membiarkan tiada yang tau tetesan darah yang mengalir karena tancapan duri
yang kuinjak. Biarkan kusembunyikan semua tanpa satu pun yang bertanya, “kau
kenapa?” biarkan mereka merekam rekah bukan kuncup atau layuku.
Aku tau, jika aku tak setegar Fatimah azzahra atau bahkan
sekokoh pendirian addawiyah. Aku hanya berharap Allah akan terus membantu
menjadikan pribadi layaknya mereka.
Iya, memang benar tak ada pohon yang mampu berdiri kokoh. Angin
mungkin menghempasnya. Namun, Aku tak ingin menjadi pohon atau angin pun aku
tak tau ingin menjadi apa. Apakah inginku cita-cita atau entahlah.
Kediri, 7 Maret 2016
0 comments:
Post a Comment