info lebih lanjut, silahkan klik disini
CINTA SESUNGGUHNYA
Fitri Andriana
Kelam
menyelam
menjelma
malam menelan
Ia
menari girang menarik kaki jatuh ke jurang
Lampau
Itu
dulu, kala Aku tak mengerti jika terang lebih nyaman
itu
lalu, ketika senang menjelma sesaat
Sesal;
pasti
Tuhan,
Jahiliyahku
kembali Engkau renggut
Hitamku
lenyap
Masaku
tertabur bunga karena cinta
Malamku
penuh sukur tak terduga
Kini
Aku tau
Engkaulah
Cinta sesungguhnya
Kediri,
10 April 2016
0 comments:
Post a Comment