Banyak yang mengira
bahwa yang tua yang lebih dewasa, tapi sebenarnya umur bukan jaminan dewasa.
Apa sih arti dewasa?. Dewasa tidak pernah memandang siapa dia ataupun berapa
umurnya, lebih sering ia mengalami kesulitan akan lebih memudahkan seseorang
naik ke level yang disebut dewasa, karena kesulitanlah yang membuat seseorang
berfikir bagaimana cara mengatasinya. Dewasa tidak dapat diliat dari satu sisi
saja namun harus juga diliat dari berbagai sisi, kedewasaan seseoarang dapat diliat
dari bagaimana cara seseorang menanggapi setiap masalah. “ Jika aku takhluk
dengan diamku maka aku berbicara dan jika aku takhluk dengan bicaraku maka aku
diam” satu kalimat yang pernah terdengar dari pembawa acara disalah satu
stasiun TV, itulah prinsip orang dewasa. Seseorang yang dewasa cenderung
mencermati dan mengamati tidak langsung mengomentari layaknya anak kecil yang
langsung komentar jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan jeritan hatinya.
Ciri-ciri dewasa adalah diam aktif dalam arti tidak banyak berbicara dan
menyikapi semua dengan bijaksana, memiliki sifat empati yang selalu
mementingkan perasaan orang lain di atas perasaannya sendiri, seseorang yang
dewasa selalu bersikap sabar tidak gegabah apalagi kalau masalah keputusan, ia
akan memikirkan benar-benar mana yang baik serta mana yang buruk dan memilahnya
sekiranya yang tidak merugikan yang
lainnya. Seseorang yang dewasa juga bisa menahan emosi tanpa mengikuti hawa
nafsu.
Dewasa tidak timbul
begitu saja, semua perlu proses. Semakin seseorang mengenal dunia semakin pula
kita akan dihadapkan dengan tantangan dan inilah salah satu proses seseorang
untuk melangkah kedewasaan. Seseorang yang dewasa akan berusaha untuk menahan
hatinya dan menenangkannya ketika akan meledak. Tua itu pasti tapi dewasa
adalah pilihan.
0 comments:
Post a Comment