Sunday, 25 January 2015

Senyuman itu

Tak akan menjumpai makna jika kita terusuri kata demi kata bahkan jika kita lompati huruf demi huruf, karena kata hanya milik yang punya. Devinisi demi devinisi akan berterbangan karena itulah mata yang tak mau menyelami makna. Senyuman itu, sungguh siapa tak kan terpesona, kau terlalu mudah menebarnya. Senyuman itu, menyampaikan ketenangan, ketentraman bahkan kenyamanan yang tersembunyi dibaliknya. Senyuman itu, sungguh aku ingin milikinya, dengan lesung pipit disekitarnya. Senyuman itu, aku ingin selalu bisa menangkapnya. Disetiap detik ada senyuman itu yang melayang-layang membuatku terbang. Aku terlalu larut dalam senyuman itu, sehingga membuatku masuk terlalu dalam. Aku terlalu bangga ketika senyuman itu terlontar untukku saja. Senyuman itu, aku ingin mendekapanya walau hanya dunia hayal semata.


0 comments:

Post a Comment

 
AZ-ZHAFIROH Blogger Template by Ipietoon Blogger Template