Hitam, pekat itu dunianya
Tak ada cahaya, pun lilin menyala
Harinya penuh dunia yang semu semata
Dihabiskan malamnya di hiruk pikuk kelam
“ Berikan aku khamar!” teriaknya
Dia terus meraung meminta
Seketika zam zam tiba
Menyembuhkan kelam yang ada
Dia kembali
Dia kembali pada sang pencipta
Dia mendapatkannya
Mendapatkan bulan seribu bulan
Gelap ia tinggalkan
Gelar kupu-kupu malam ia lepaskan
Sungguh berintung
Ramadhan menyapa dan ia merengkuhnya dengan suka cita
0 comments:
Post a Comment