Laksana berada di hamparan padang yang luas
Berhembus angin kencang
Sepi, sunyi hampa menantikannya
Suratan yang tertulis di Lauh al-Mahfudz
Gudang rahasia yang tiada tau isinya
Serpihan rusuk yang masih disembunyikan
Kapan tersambungnya, tiada yang pernah tau
Di inginkan atau tidak, itu kuasanya
Kosong, itu yang dirasa sekarang
Hanya menanti mencapai ujungnya
Hasrat cinta….
hanya tuhan dan hambanya yang tau
Bisa mengotori bahkan bisa melimbah
Berharap kepastian yang melebihi kepastian
Robbi, sirami setiap harinya dengan nur mu
Agar tidak menabur benih cinta dijlan yang salah
Hingga waktunya tiba
Hingga kau jawab semua doaku
Hingga kau pertemukan aku dengan Kumbang
Yang melabukan cintanya untukmu. Aamiin…
0 comments:
Post a Comment