Aku bukan orang yang
pandai mengirimkan sms atau telepon padamu.
Tapi ketauilah!
Aku adalah orang yang rajin mengirimkan satu surat untukmu, lima kali dalam sehariku.
Surat yang termaktub, sebagai pembuka kalam-Nya.
Tapi ketauilah!
Aku adalah orang yang rajin mengirimkan satu surat untukmu, lima kali dalam sehariku.
Surat yang termaktub, sebagai pembuka kalam-Nya.
Wahai Kau calon
Imamku!
Aku tak tau bagaimana
dirimu, Bagaimana rupa atau akhlakmu.
Yang aku tau, kau
pasti ada untukku
Tertulis di lauful
mahfud-Nya
Tercipta memang hanya
untukku saja
Jika waktu itu tiba,
Aku ingin Kau datang dengan membawa-Nya.
Kau genggam erat Agama
sebagai jalan kita menuju ridho-Nya.
Aku akan bersabar,
Bersabar dengan
penantian dalam kepantasan.
0 comments:
Post a Comment