Monday, 12 October 2015

Teruntukmu sayang!

Diamlah sebentar saja, jangan kau bawa aku hanyut dalam kelam yang petang.
Ku mohon! Jangan kau biarkan buliran mengalir di pipi.

“syafakillah syifaan ajilan , syifaan la yughadiru ba'dahu saqaman” aamiin.

Sayang, kau mutiara yang berharga di keluarga, meski kau jauh dari kami tapi setidaknya pintaku hanya jaga kesehatanmu. Bagaimana rasanya jika hati ini ditumpuk rindu dan pilu karena kabar bahwa Allah sedang mengujimu dengan sakit. Kau tau! Betapa bangganya kakakmu ini memiliki adik sepertimu yang mampu membanggakan emak dan bapak.
Aku pun sering kali iri. 
Ingin rasanya, aku kembali menjadi adikmu, karena memang aku merasa tak pantas menjadi seorang kakak.

Sayang, bagaimana aku harus mengatakan kepada mereka akan kabarmu? Jika mulutku saja hanya mampu bungkam.
Jaga dirimu sayang, perjalanan kita masih panjang untuk memulyakan mereka.

Kdr, 12-10-2015


0 comments:

Post a Comment

 
AZ-ZHAFIROH Blogger Template by Ipietoon Blogger Template