Kabut sunyi di ujung sepi, menyebar memenuhi kealpaan hati. Tersayat rindu akan hadirnya dambatan hati, yang lama bersembunyi dalam pelukan Ilahi.
Hay kau!
Tak bisakah coba menyapa, walau dalam mimpi semata.
Tak bisakah kau menoleh, sekejap saja. Aku mohon!
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment