Menyelam mengarungi nikmat yang
tersembunyi dibalik pagi, bau tanah semakin terasa menyengat. “Subhanaallah
kembali kau teteskan kami berkah lewat embun di pagi ini” Gumamku dibalik
cendela kontrakan kecilku setelah sekian lama, tak menikmati tetesan berkah
lewat langit.
Brok,,, Brok,,, Brookkk,,,
“jah,,, banguuunn,,,” teriak andini teman sekontrakanku dari balik pintu,
“Apaan sih kamu din, kalau jantungku
copot gimana?”
“habis gue kira, loe lupa kalau hari ini
kita ada pentas” jawab andin dengan logat Jakarta medok khasnya.
“ gak sayang, ayo berangkat” kutarik
tangan mungilnya yang mulai merasa malu.
Pertemuan kami ketika OSPEK ditambah
lagi kebersamaan kami setiap hari dibawah atap yang sama serta kesamaan kami
bergelut dibidang teater menjadikan kami sudah seperti saudara, jauh dari orang
tua tidak menjadikan kami terus terpuruk, tapi malah menjadikan semangat
tersendiri untuk menggapai apa tujuan kami, merautau ke kota yang terkenal
dengan sebutan kota tahu ini.
Sesampainya
dikampus kami berpisah, karena memang peringatan hari pahlawan selalu menjadi
kesenangan tersendiri bagi kami, job teater penuh. Hari ini andin pentas
dikampus sebelah, sedangkan aku harus menemani anak didik teaterku pentas di
sekolahnya.
Tidak terasa acara sudah usai,
Alhamdulillah semua berjalan lancar. Kini waktunya pulang dan sejenak memikirkan tugasku yang sedikit
terabaikan. Hampir setengah jam aku menunggu bus tapi tak kunjung datang,sampai
akirnya kuputuskan untuk berjalan dengan harapan semoga berapa langkah kedepan
ada angkot yang bisa aku tumpangi. Tiba-tiba kudengar teriakan seorang kakek “
Hey, kau anak muda, tidakkah kau sadar bahwa sejarahmu tersimpan dalam buku tua
ini, tidak sepantasnya kamu membuangnya” teriak seorang kakek tua sembari mengambil
buku yang berada ditanah, tak sedikit kuliat apa judul dari buku itu, dia
menangis sembari terus berkata-kata “Duh gusti, kok jadi seperti ini negaraku,
kemana jiwa patriotisme mereka bahkan sejarah saja terlupakan” seketika aku
tersentak mendengar perkataan beliau dan menggerakkan kakiku untuk berjalan
mendekatinya.
“Maaf kek” belum sampai aku melanjutkan
perkataanku beliau langsung berteriak tepat ditelingaku dengan nada tinggi
“Kenapa kau anak muda??? Apakah hendak kau injak-injak pula sejarahmu” air mata
mengucur deras di pipinya.
“ Maaf kek, apakah yang membuat kakek
sampai seperti ini” tanpa ada cela kakek tua itu langsung berkata “ Apakah kau
sama dengan anak muda itu, yang tidak menghargai buku, yang membuangnya seperti
sampah tiada guna, tiada kau taukah bahwa ini berisi sejarahmu???
69 tahun yang lalu, kami memanjat untuk
menyobek bendera Belanda, kami berjuang tak perduli nyawa taruhannya, tapi kini
aku melihat dengan mata kepalaku bahwa kami dilupakan” kakek ini terus menangis, perkataannya
sungguh membuat aku berkaca, kemana aku selama ini??? Taukah aku apa tragedy
yang terjadi 69 tahun silam??? Aku hanya tau acting dalam panggung tapi aku tak
pernah menyelam kedalamnya, kembali lagi kakek itu membangunkanku dari lamunanku,
sambil memandangku tajam kakek itu berkata “ pemuda itu tadi telah membuang
bahkan menginjak buku ini, Apakah Bill Gates ikut memperjuangkan Indonesia
dulunya sehingga disebut-sebut sebagai pahlawan??? Ahhh,, sudahlah, sejarah
kini hanya tinggal dibalik buku usang saja, sudahlah,,, pergilah anakku kuharap
kau tak sama sepertinya” aku angkat kakiku sembari merunduk malu.
Kakek ini menyadarkan aku, mungkin
tanpanya aku tak akan dapat berdiri dengan tenang seperti ini. Aku terlalu
tunduk pada nikmat dunia lewat orang asing, teknologi yang semakin canggih
bukan membuat aku berfikir bagaimana aku bisa memanfaatkannya tapi malah
membuatku semakin bodoh. Memang benar jika sejarah hanya bersembunyi dibalik
buku usang saja sehingga aku melupakannya. Budaya barat merusak semuanya, tak
ada moral tak ada adab yang ada hanya biadap. Kejayaan sebuah bangsa itu
tergantung bagaimana ia menghargai pejuangnya. Kejayaan sebuah bangsa itu
berasal pula dari para pejuangnya. Memang
saatnya menyibak kembali sejarah dibalik buku usang.
Minggu, 09-11-2014 (09.41 PM)
Minggu, 09-11-2014 (09.41 PM)
0 comments:
Post a Comment