Telinga kamipun mulai mengeluarkan asap, mulai terasa sesak,
Bahkan mulai menjerit-jerit “Bisakah kau sudahi semuanya tuan???”. Kami semua
muak tuan, dengan celotehmu yang hanya berbusa dimulut saja.
Bisakah kau
buktikan apa yang kau kata dan tidak hanya ribut saja???
Pikirkan tentang kami
yang makanpun sisa, pikirkan tentang kami yang sekolahpun hanya sampai SD saja,
ohhh,,, aku lupa, aku bahkan tak tau apakah kau punya otak untuk berfikir…
Ohhh,,, iya aku lupa pula, tak mungkin kau dapatkan posisi itu kalau kau tak
mampu berfikir. Apakah kalian terlalu pandai, sehingga lupa yang harus
dipandaikan???
Sudahlah kakak, mereka semua tuli atau mungkin berdandan
tuli agar tuhan memberikan tuli. Mereka buta atau mungkin mereka bisa melihat
namun tak mampu melihat. Hahahaha,,, kita liat saja bagaimana kedepannya,
apakah kenaikan ini bisa merubah kami berpakaian rapi atau setidaknya bisa
menghapus kebodohan kami yang ada di pelosok negeri.
Huuuhhh,,, khusnudzon berubah menjadi suudzon, coba
tenangkan diri dengan ujung pena yang menari melampiaskan semua khusnudzon yang
ada. Tenanglah,,, coba berfikir jernih, jangan tambah dosa yang ada karena
mereka.
Ayo,,,!!! Ulurkan tangan, berikan apa yang seharusnya diberikan, walau
hanya satu huruf yang berdiri tegak menyangga 27 huruf yang lain.
Jumat, 28-11-2014 (20.22)
0 comments:
Post a Comment