Saat itulah, saat dimana awal kita berjumpa. Ditempat
itulah kau sapa dengan senyuman manja dan mulai saat itu kau hiasi hariku penuh
warna. Apakah ini sebuah penyesalan atau
apa, aku juga tidak tau artinya, kau memberiku harapan yang tak semestinya dan
ketika harapan itu mencapai puncaknya, kau menghilang begitu saja. Ahhhh,,,
entahlah, hanya jengkel yang kurasa pada saat itu, tapi karena kaulah sehingga
bisa membuatku menangis kepada robbiku, menangis karena bayangmu yang
mengganggu disetiap hariku. Aku menangis disepertiga malamku, dan satu pintaku
pada saat itu “ dekatkan jika seharusnya dekat dan jauhkan jika memang
seharusnya jauh, buat aku lupa akan indah parasnya yang membuat hati ini tak
kuat menahan rasa dan seandainya jodoh pertemukan kami disaat yang tepat”.
Dengan derai air mata yang terus mengalir dipipi ini, aku terus menyebut-NYA
agar dapat mematikan benalu yang ada pada pohon yang rapuh dan tak utuh.
Subhanallah, kuasanya memang luar biasa “Ud'uni astajib lakum
“, “Berdoalah padaku,maka niscaya akan kukabulkan”, janjinya sungguh ditepati.
Ketika kubuka mataku kala mentari menyapa, tak lagi aku bisa menggoreskan tinta
melukiskan bayangnya dalam angan. Mulai saat itulah aku percaya akan kuasanya
dan mulai menyibukkan diri dengan kegiatan yang mendekatkan diri kepadanya
meski belum 100% aku bisa kembali kepada-NYA. Waktu berjalan begitu cepat,
hampir satu tahun tak ku dengar kabarmu. Pernah ku temui dirimu sekali dua kali
tapi tanpa reaksi. Tapi kemarin, tak kusangka kau berada pada tempat yang
sangat dekat dan hangat. Allah kembali mengujiku dengan mempertemukanmu, entahlah
itu pertanda apa???, tapi kau sudah lagi bukan milik siapa saja, kau sudah ada
yang punya walaupun ku tau janur kuning memang belum melengkung. Tapi biarlaaah,,,
aku ingin tetap focus dalam proses kembaliku, meski kau hadir lagi menjadi
rintangan dalam perjalannanku, aku hanya yakin Allah ada bersamaku, Allah tau
apa arti semuanya dan sekali lagi kutancapkan kuat-kuat dalam benakku “Ud'uni astajib lakum
“.
Kediri, 20-11-2014 (05.49 PM)
0 comments:
Post a Comment