08 September
2015…
Hari ini
adalah hari terakir untuk acara OSPEK di kampusku. Seperti tahun sebelumnya,
ada malam inagurasi dengan berbagai penampilan dari anak-anak senior setiap UKM.
Dan tahun ini, aku bukan lagi peserta tapi panitia.
“Fitri!”
Panggilan tersebut terdengar dari gerumbulan temen-temen UKM yang duduk di
belakang peserta.
“Apa kak?”
“Sini, duduk
sama aku!” Pintanya. Aku berjalan menghampiri mereka, dan mengambil posisi
duduk di tenggah, hanya seseorang di kananku yang aku kenal. Lainnya, begitu
asing. Aku mencoba akrab dengan mereka, mulai mengajak berbicara dan belajar
menyesuaikan diri dimana tempatku. Satu perempuan di kiriku beranjak berdiri
dan pergi.
“Kemana mbk?”tanyaku.
“Kesana fit,
mau ikut?”
“Gak mbak,
nanti aku nyusul kalau inagurasi sudah dimulai saja.”
Kini tanggal
satu perempuan yang berada di kananku serta beberapa orang yang pandangannya
asik ke peserta. Tiba-tiba seseorang laki-laki datang dengan sebatang rokok ditangganya.
“Hay bang,
rokok!” Teriak perempuan yang ada disampingku. Kemudian lelaki tersebut,
menyodorkan sisa rokoknya untuk perempuan tersebut.
Dalam anganku,
“Ahh…, mungkin dia pacarnya kemudian tak ingin melihat Si
laki merokok.” Ternyata tidak, yang ku kira membuang, ternyata hanya meneteknya. Ia menaruh batang rokok tersebut di bawah agar tidak
terlihat orang. Aku orang kepo, yang masih penasaran mau diapakan rokok
tersebut. Dengan kaget plus mulut mlengo membentuk huruf O, ternyata
perkiraankanku salah. Asap mengepul Ia keluarkan dari bibir manisnya. “Apa?
Dia cewek, cantik, berjilbab pula.”
Mbohlahhhh…!!!! Males mikir.
Setidaknya dia berjilbab.
Setidaknya dia berjilbab.
0 comments:
Post a Comment