Thursday, 10 September 2015

Judul : Mengapa


Tepat dua puluh satu tahun yang lalu
Tangisan terdengar di sudut kamar lusuh penuh debu
Ribuan hamdalah melauti rindu
Sembilan bulan dibopong Ibu

Pun satu persatu tahun dikikis waktu
Mengapa jantungku masih berdetak?
Sedangkan haya’ tergeletak
Mengapa masih mampu berkata?
Sedangkan mulutku tetap menganga
Mengapa tuhan?
Mengapa aku masih berdiri?
Sedangkan aku tak mampu berlari
Mengapa?

Lonceng berbunyi, bertanda umur berkurang lagi
 “Selamat ulang tahun.”Katanya
Kemudian apa yang mampu ku bangga
Sedangkan Izrail berjalan semakin mendekat


Kediri, 10 September 2015

0 comments:

Post a Comment

 
AZ-ZHAFIROH Blogger Template by Ipietoon Blogger Template