Kesempatan
atau anugrah???
Terimakasih untuk cinta yang tak pernah enggan beranjak
pergi.
Terimakasih untuk sayang yang tak pernah lelah mendampingi.
Waktu memangkasnya, tak tau kapan Ia tiba. Pun koperku! masih
sangat ringan untuk dijinjing.
Jika Ia datang, bisakah aku menamparnya? meminta agar menjauh
lagi beberapa mil.
Kdr, 14-09-2015
0 comments:
Post a Comment