Untukmu Ayah
Entah
tak bisa atau tak mampu, aku bahkan tak tau
Peluh
jelas dibalik guratan wajahmu
Bahkan
telinga pun tak mendengar keluhmu
Malammu
tak sepulas malamku
Siangmu,
kau habiskan untuk berjemur
Bukan,
bukan dipantai layaknya aku dan temanku
Perut
kau lipat, matapun tampak sepat
Ayah!
Maafkan
aku!
Sering
ku hujat kurangmu tampa menoleh lebihmu
Sering
ku cela salahmu, tampa memandang benarmu
Ayah!
Disetiap
hela nafasmu
Disetiap
gores luka tubuhmu
Disetiap
kucur keringatmu
Tak
terasa, hanya untukku
Ayah!
Kau
selipkan aku disetiap doamu
Kau
dulukan aku disetiap langkahmu
Agama
jadi perisaiku, karenamu
Ayah!
Disetiap
huruf yang berdiri tegak diotakku
Aku
berharap itu untukmu
Mahkota
ini kupersembahkan
Untukmu,
Ayah!
Kediri,
30 Jun 2015
0 comments:
Post a Comment